Menurutnya, Wali Kota M Tauhid Soleman hanya memberikan janji palsu. Berulang kali melakukan koordinasi, tetapi Tauhid bersama Kepala Bappelitbangda Rizal Marsaoly beserta Kepala Dinas PUPR Rus’an Thaib masih saja berbohong.
“Ini Wali Kota badiam, Kadis PUPR badiam, Bappelitbangda juga badiam. Padahal kami juga turut membantu mulai dari pengukuran awal sampai turun lapangan, untuk menghitung anggarannya tapi sama saja, pemerintah tidak ada progres yang signifikan,” ujar Wawan, Rabu (7/6).
Ia menyebut, Wali Kota Ternate telah melakukan pembohongan publik atas janji-janjinya kepada warga Hiri. Penekenan MoU di depan tokoh adat dan warga Hiri beberapa waktu lalu, kata dia, hanya pencitraan semata yang dilakukan Tauhid untuk kepentingannya sendiri.
Wawan mengungkapkan, skema yang dipakai pemerintah untuk dermaga Hiri itu rancangannya tidak berbasis data. Tim teknis yang dilibatkan juga tidak kompeten.
“Tim teknis yang ada di Dinas PUPR dalam hal ini Pemkot Ternate itu tidak berbasis data, jadi saya sebut mereka itu sabarang,” cercanya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.