Tandaseru — Sejumlah mahasiswa menggelar aksi mendesak kepolisian Pulau Morotai, Maluku Utara, menyingkap kasus kematian Asi Lesy (80 tahun). Asi ditemukan tak bernyawa di kebunnya setelah dinyatakan hilang sehari pekan lalu.
Dalam aksi itu, massa aksi menilai ada kejanggalan dengan hasil autopsi Asi.
Koordinator Lapangan Subhan Buton menegaskan aspirasi ini disampaikan terkait tuntutan keadilan hukum soal kematian Asi Lesy di kebun.
“Desakan hari ini ada beberapa hal yang terkendala yang belum dijelaskan oleh polisi dalam jumpa pers kemarin soal hasil autopsi yang dilakukan tim forensik,” ucap Subhan saat ditemui di Tugu Bintang Desa Gotalamo, Selasa (28/2).
Ia juga meminta Kapolda memberikan perhatian terhadap kasus ini.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.