Sementara soal metode pelaksanaan pekerjaan dalam hal ini alat berat yang dipakai, lanjut Rus’an sebenarnya tidak menjadi masalah meskipun kapasitas alat berat yang digunakan hanya berbobot 3 ton.

“Jadi alat berat misalkan alat berat itu kan 3 ton yah, ternyata harusnya 6 ton, nah 6 ton itu dengan empat kali gilas kalau 3 ton berarti kita tambahkan saja jadi dua kali lipat jadi 8 kali gilas, begitu. Itu sudah memenuhi,” jelas dia.

Bahkan hingga saat ini, tambah dia, pekerjaan proyek jalan dari Kelurahan Moti Kota ke Kelurahan Tadenas itu diperkirakan progresnya sudah mencapai 60 persen.

“Sudah hampir tuntas karena tinggal 400 meter lagi kan total 1 kilometer atau 1.000 meter yang sudah dikerjakan 600 berarti sudah 60 persen lebih,” pungkasnya.