“Saya so kunci samua, berarti ada orang sengaja bakar kita punya rumah itu. Rumah so terkunci dari depan belakang,” kata Emi.
Emi bilang, belum lama ia pergi, tiba-tiba ada panggilan telepon masuk dari warga setempat memberitahukan rumahnya terbakar.
“Baru sampe setengah jam di Aha dapa telepon dari warga, rumah saya terbakar. Tapi tadi katanya ada pintu depan terbuka,” tuturnya.
“Tarada orang di rumah. Saya tinggal deng paitua (suami Arek Lauhi) deng saya punya anak cewek satu dan anak kecil satu, tapi anak cewek di pasar dan paitua di Aha,” tambah dia.
Emi mengaku tak yakin jika rumahnya terbakar karena korsleting. Sebab menurutnya listrik rumahnya baik-baik saja.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.