Mochtar mengaku tidak mengetahui pihak mana yang memberikan izin sehingga penjual musiman ini berani membangun lapak. Namun, yang pastinya kata dia, keberadaan puluhan penjual ini tidak ada izin dari Dishub.

Meski lapaknya dibongkar, para penjual ini lanjut dia, tetap diberikan ruang untuk bisa kembali mencari nafkah. Seluruh penjual ini dipindahkan ke sebuah lorong samping selatan bangunan Plaza Gamalama Modern.

“Dishub juga tetap memperhatikan kondisi ekonomi pasca covid ini sehingga pedagang ini diberikan ruang juga di samping sisi selatan Plaza Gamalama ini. Jadi ini hanya sementara untuk momentum Piala Dunia ini saja sehingga penjual Jersey kita juga memperhatikan kondisi ekonomi masyarakat,” kata dia.

Ia juga berharap adanya penertiban tersebut membuat akses lalulintas bisa lebih lancar dan pengendara pun dapat lebih mudah mengakses parkir tepi jalan.