“Beliau menjadi teladan bagi kami, dan kami berharap juga menjadi teladan bagi generasi saat ini,” ucap Sahabu.
Usai silaturahmi di Kelurahan Salahuddin, rombongan kemudian bertolak ke Halmahera Tengah dan melakukan arak-arakan dan upacara Hari Pahlawan di Kota Weda.
Bupati Edi mengatakan, untuk seluruh tetua adat dan anak cucu yang berada di kampung yang berjuang bersama Haji Salahuddin, ini merupakan fakta sejarah yang harus disampaikan untuk mendapat pengakuan dari negara.
“Jika kita tidak memperjuangkan maka kita akan membiarkan sebuah karya besar oleh anak bangsa di negeri ini terlupakan dalam tirai sejarah bangsa Indonesia,” pungkasnya.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.