Dari sudut pandang digital transformation roadmap, setidaknya kita membutuhkan enam tahapan penting yang harus dipersiapkan dalam transformasi digital. Enam tahapan tersebut adalah: Leadership, Diamond analysis, objective & model business, integrated or parallel, digital asset, serta Measure & Improvement.

Enam tahapan ideal tersebut pada kenyataannya seringkali kurang berpengaruh signifikan terhadap peningkatan dan pertumbuhan pengguna platform digital atau layanan internet meskipun pada segi yang lain adanya fakta atas kenaikan melonjaknya jumlah para pengguna internet dari tahun ke tahun yang cukup signifikan.

Pertanyaan selanjutnya adalah apakah penetrasi yang begitu melejit juga menjamin tingkat para penggiat atau pelaku ekonomi digital? Bagaimana peranan para pelaku UMKM dalam memanfaatkan layanan internet khususnya platform digital bagi kelangsungan usaha mereka? Bagaimana pula hasil dari peran aparatur birokrasi terhadap peningkatan pelayanan bagi para pelaku UMKM? Dan bagaimana pula hal tersebut ikut mendorong ekonomi daerah?

Semua jawaban atas pertanyaan tersebut akan ditemukan jawabannya dalam acara bincang santai dan silaturahmi bersama pengusaha dan pelaku UMKM Kota Ternate bertajuk Tantangan Transformasi Digital Bagi Pelaku Usaha yang akan berlangsung di Rotasi Cafe, Ternate Selatan, pada Sabtu (12/11).

Diskusi ini menghadirkan para narasumber yang berkompeten di bidangnya masing-masing khususnya terkait dengan diskursus UMKM, antara lain H. Abd Rahman Lahabato (Ketua APRINDO Malut), Tahmid Wahab (Kadis Pariwisata Provinsi Maluku Utara), Rustam P. Mahli (Kadis Pariwisata Kota Ternate), Nurlaela Syarif (Ketua UKM Nusantara), Gajali Abd Mutalib (Ketua APINDO Malut), Fitrah Akbar Muhammad (Ketua DPC HIPMI Ternate), Hadi Hairuddin (Kadis Koperasi dan UMKM Kota Ternate), Muchlis Djumadil (Kadis Perindag Kota Ternate).

Kegiatan ini pula merupakan sebuah wujud dukungan project literasi digital provinsi Maluku Utara bagi penyelenggaraan event Sail Tidore 2022 yang akan dihadiri langsung oleh Capt. Ali Ibrahim (Wali Kota Tidore Kepulauan) dan akan dipandu oleh Rinto Taib sebagai moderator sekaligus Manajer Humas dan Edukasi Project Literasi Digital Provinsi Maluku Utara juga didampingi Mirna Beladona dan content creator Pricilia Kharie.