Immediate survival rekrutmen yang dilakukan oleh otoritas partai tanpa memperhatikan kemampuan orang-orang yang akan direkrut. Model ini memberikan hak prerogatif kepada pimpinan partai untuk menentukan siapa-siapa yang direkrut menjadi wakil rakyat. Dalam pendekatan ini pimpinan partai diharapkan memiliki kemampuan taktik dan strategi dalam mengatur komposisi pencalonan, basis pemilih termasuk strategi merebut kursi pada Pemilu.
Dan yang terahir Civil Service Reform merupakan proses rekrutmen berdasarkan kemampuan dan loyalitas seorang calon sehingga bisa mendapatkan kedudukan lebih penting dan tinggi. Di sini pendekatan yang dipakai adalah menggabungkan kemampuan dan loyalitas. Hanya mereka yang mampu dan juga loyal akan menjadi pilihan utama direkrut menjadi wakil rakyat. Karena di pundak mereka inilah partai politik bisa menghasilkan keputusan politik berkualitas demi mewujdukan tata kelola pemerintahan yang baik. Sekaligus membangun kredibilitas, kepercayaan dan citra partai politik. Semoga bermanfaat. (*)


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.