Olehnya itu, kasus seperti yang dialami kliennya ini menjadi sangat penting untuk ditindaklanjuti baik secara pidana maupun kode etik kepolisian.
Nurul juga berharap, kehadiran Kapolda Maluku Utara yang baru ini turut membawa angin segar bagi pembinaan anggota Polri di Maluku Utara agar kedepannya tidak ada lagi kasus yang melibatkan oknum dari institusi penegak hukum ini.
“Kami berharap Kapolda yang baru bisa mengevaluasi anak buahnya, dan harus ada sanksi berat bagi yang terbukti bersalah agar menjadi efek jera bagi anggota yang lain sehingga tidak mencoreng nama baik institusi kepolisian,” pungkasnya.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.