“Inshaa Allah dengan kegiatan ini kita akan lebih memperketat lagi. Karena pada saat belajar, ujian, dan ulangan handpone itu dikumpulkan di depan meja guru,” terangnya

“Jadi kalau ada belajar dan siswa bermain HP itu diambil guru, nanti dipanggil orang tua untuk menyampaikan bahwa anak ini sementara belajar main HP,” ujar Munira.

Ia menambahkan, medsos memiliki sisi baik dan buruk. Untuk itu pengawasan penggunaan medsos oleh anak tak boleh diabaikan.

“Inshaa Allah kita akan terapkan dan razia,” pungkasnya.

Sementara Kasi Penkum Kejati Malut Richard Sinaga mengatakan, materi yang disampaikan pada penyuluhan tersebut terkait kenakalan remaja dan penggunaan medsos yang bijak.