Di akhir pertemuan, Sultan yang juga anggota DPD RI itu meminta Gereja Protestan Maluku di wilayah Maluku Utara untuk aktif membangun jejaring dan berkomunikasi dengan semua pihak untuk bersama-sama membangun Maluku Utara.

“Jadi ke depan, peran Gereja tak hanya urusan teologis semata tapi juga menjadi penggerak bagi upaya perdamaian dan pembanungan di daerah ini,” kata Sultan.

Selain bertemu Sultan, rombongan Wisata Kerukunan Klasis GPM Ternate ini juga melakukan kunjungan ke Masjid Nurul Bahar yang terletak di Kelurahan Tomalou. Dalam kunjungan ini, rombongan bertemu dan berdiskusi dengan Lurah Tomalou, Janhar Rabo dan beberapa pengurus masjid.

Pendeta Donny Toisuta menyampaikan pilihan GPM mendatangi Tomalou karena kelurahan ini telah ditetapkan sebagai Kampung Nelayan Maju oleh Kementerian Perikanan dan Kelautan.

“Kami ingin belajar dari cerita sukses di sini karena beberapa jemaat seperti di Batang Dua juga punya tradisi nelayan. Kami juga ingin memahami kekuatan budaya lokal yang bikin Tomalou tetap bertahan dengan tradisi dan kearifan warisan para tetua,” kata Donny.