“Semula Literasi Nukila dibuat di dua tempat, satu di Taman Toboko dan satu di Taman Nukila. Namun, seiring dengan berjalannya waktu anggota Independensia mulai berkurang. Makanya cuma fokus pada satu tempat yaitu di Taman Nukila,” tutur Jandri, Senin (4/7).
Program literasi ini sudah dimulai sejak 2014 di Kelurahan Sasa, yakni dengan cara mengajak anak-anak membaca di perpustakaan dan mengajar Bahasa Inggris.
“Kemudian pada 2016 bergeser ke Taman Toboko dan Taman Nukila dengan cara buka lapak, bertujuan memperkenalkan anak-anak dengan buku,” ungkapnya.
Dengan adanya kegiatan ini, Jandri berharap dapat menumbuhkan semangat baca masyarakat.
“Supaya masyarakat datang di taman itu mereka membaca,” tandasnya.
Sekadar diketahui, untuk lokasi Perpustakaan Independensia sendiri berada di Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate Maluku Utara.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.