“Sejauh ini kami sudah melakukan kerja sama dengan Gorontalo untuk jagung yang didistribukan ke Malang, begitu juga dengan Blitar untuk telur dan daging ayam,” tuturnya.
Menurutnya, Maluku Utara yang memiliki potensi kopi barangkali bisa menjadi bahan kolaborasi juga.
“Jadi semoga ke depan Kota Malang bisa bekerja sama dengan Kota Tidore, dalam sektor pertanian misalnya, apalagi di sini juga banyak cengkeh dan pala,” harapnya.
“Jadi poinnya kerja sama itu ada di pentahelix. Berbagai peran kolaborasi itu sangat penting, mulai dari pemerintah, akademisi, pengusaha, pers, bisnis, dan komunitas (UMKM),” pungkas Sutiaji.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.