“Jadi sampai sekarang di Malang sudah 23 ribu orang yang menggunakan bank sampah,” ujar Sutiaji.
Sementara tugas pemerintah adalah menguraikan dan membangun kolaborasi dengan instansi terkait untuk menunjang program bank sampah tersebut, misalnya di perbankan atau BPJS.
“Kalau kesadaran literasi masyarakat sudah terbentuk maka mudah saja kita mengakomodir,” imbuhnya.
Ia menekankan, sampah adalah bagian dari pemulihan ekonomi. Secara otomatis jika kesadaran terbentuk maka fungsi perkotaan atau lahan perkotaan bisa menjadi solusi.
“Ada macam-macam perubahan. Kalau di Malang kami juga budidayakan ikan nila untuk menambah income per kapita terhadap masyarakat,” papar Sutiaji.
Ia berharap, apa yang disampaikan dapat menjadi masukan untuk potensi kerja sama Tidore dengan Kota Malang.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.