“Ini supaya betul-betul efektif dan signifikan sehingga daya dorongnya ke desa itu lebih kuat,” ujarnya.
Ia juga memberi pesan kepada para pendamping desa agar fokus bekerja terutama dalam memberikan laporan dan data yang benar-benar riil di desa berkaitan dengan pengelolaan BUMDes, pengentasan kemiskinan dan persoalan stunting.
Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Sekretaris Daerah Samsuddin A Kadir disampaikan, adanya Dana Desa yang dikucurkan pemerintah pusat melalui Kementerian Desa menjadi penyemangat bagi pemerintah daerah dan pemerintah desa melakukan pembangunan secara terpadu di desa.
Dana Desa yang diperoleh selama beberapa tahun ini telah berhasil digunakan untuk membangun berbagai infrastruktur di desa seperti jalan desa, embung, irigasi, jembatan, pasar desa, fasilitas air bersih, drainase, sumur, serta sejumlah infrastruktur lainnya.
“Olehnya itu kepada peserta rakor pendamping desa khususnya tenaga pendamping desa yang baru saja direkrut tahun 2021 lalu nantinya harus benar-benar selalu berada di desa dalam melakukan tugas pendampingan. Saya harapkan dapat membantu para kepala desa dan perangkat desa bekerja maksimal dalam pengelolaan anggaran pembangunan,” tutur Samsuddin.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.