Tandaseru — Perpustakaan Nasional RI menggelar bimbingan teknis Strategi Pengembangan Perpustakaan Teknologi Informasi dan Komunikasi Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Tahun 2022. Bimtek ini digelar selama 5 hari di Hotel Sahid Bela Kota Ternate, sejak Rabu (11/5).
Sekretaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Maluku Utara Suhaili Abas mengungkapkan, pada hari pertama kegiatan peserta baru melakukan registrasi. Selanjutnya pada hari kedua hingga keempat peserta bimtek berkesempatan mendapat berbagai materi yang akan menambah khazanah pengetahuan dan kemampuan mengembangkan perpustakaan.
“Pada hari kedua itu ada pembukaan dan penjelasan tujuan kegiatan, lalu sambutan Kepala Disarpus Malut dan Perpusnas RI, dan menyepakati ground rules,” tuturnya.
Masih pada hari yang sama, peserta akan disuguhkan materi Membangun Literasi Masyarakat melalui Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, serta Literasi Digital untuk Masyarakat.
“Untuk hari berikut, ada materi Peningkatan Layanan Informasi, kemudian Pelibatan Masyarakat/Community Engagement, serta Literasi Data untuk Kemajuan Perpustakaan,” terang Suhaili.
Pada hari keempat bimtek difokuskan pada advokasi dan menyusun rencana kerja Disarpus provinsi dan kabupaten/kota. Ada pula feedback evaluasi sebelum bimtek ditutup dan peserta meninggalkan lokasi kegiatan esok harinya.
“Kita berharap setelah bimtek ini ilmu yang didapat bisa diterapkan di tempat tugas masing-masing untuk mengembangkan perpustakaan daerah yang berbasis inklusi sosial sesuai tuntutan zaman,” tandas Suhaili.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.