Tandaseru — Kapolres Halmahera Selatan, Ajun Komisaris Besar Polisi Herry Purwanto mengungkapkan, pihaknya belum mengetahui penyebab terbakarnya gedung Kantor Bupati Halmahera Selatan di Provinsi Maluku Utara. Namun dugaan sementara disebabkan karena korsleting.
Gedung kantor tersebut terbakar pada Rabu (20/4) malam.
“Penyebab-penyebab kebakaran belum ketahui pasti. Setelah melakukan pemadaman kita akan memasang police line di seluruh lantai 2 kantor bupati dan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut motif kebakaran ini,” ujar Herry saat ditemui di lokasi kejadian perkara.
Menurut Herry, sesuai hasil penelusuran di TKP, percikan api awalnya bermula dari ruangan staf ahli yang bersebelahan dengan ruang Sekda. Api kemudian menjalar ke ruangan Sekda dan menyebar ke ruangan-ruangan lain di lantai II.
“Penyelidikan lebih lanjut kita akan datangkan tim Labfor dari Makassar untuk mengidentifikasi penyebab kebakaran,” ujarnya.
Ia menambahkan, ruang kerja Sekda dan staf ahli habis terbakar, sementara ruang kerja Bupati dan Wakil Bupati hanya bagian plafon dan gentingnya yang terbakar.
“Namun hingga saat ini kondisi ruangan belum dicek karena masih dilakukan pemadaman,” tandas Herry.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.