“Jadi nanti setelah 3 tahun akan diverifikasi kembali lagi oleh Kemenkumham. Saya juga ingin sampaikan bahwa walaupun usia dari YLPAI masih terkesan dini, tapi alhamdulillah sudah banyak memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan dari kami,” pungkasnya.
Sementara Ketua Panitia Diskusi, Iksan N. Bawoel, menyebutkan pada momentum Pemilu sebelumnya banyak ASN yang terlibat dalam kampanye. Ada pula gerakan yang dilakukan untuk mendukung kandidat tertentu.
“Semoga diskusi publik ini bisa memberi arah kepada ASN agar selalu bersikap netral ketika momen Pemilu di tahun 2024 nanti,” harapnya.
Ia menambahkan, berdasarkan data yang dikantongi Bawaslu pada pemilu tahun lalu, pelanggaran yang dilakukan ASN paling banyak terjadi di sosial media.
“Dengan data itulah YLPAI kemudian mengambil inisiatif untuk melakukan dialog ini. Saya berharap, diskusi ini bisa membangun kesadaran kepada seluruh masyarakat, khususnya ASN, agar tetap netral demi pemilu yang jujur, aman, damai dan tidak tendensius,” tandas Iksan.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.