Tandaseru — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, sejauh ini sudah melakukan sinkronisasi program dan kegiatan di tingkat desa di 6 kecamatan.
Ketua TP PKK Halbar Mery Popala, mengungkapkan ketua dan wakil ketua beserta pengurus sudah melakukan sosialisasi di enam kecamatan yaitu Loloda Tengah, Loloda Selatan, Ibu, Ibu Utara, Sahu dan Sahu Timur.
“Selanjutnya hari Kamis akan ke Jailolo Timur, Jumat ke Ibu Selatan, dan Kecamatan Jailolo akan dijadwalkan pada 16-17 November,” ungkap Mery, Selasa (9/11).
Istri Bupati James Uang ini menjelaskan, dari 176 desa di Halbar itu dibagi menjadi 8 tim, sehingga tim TP-PKK melakukan sosialisasi dalam sehari bisa menyelesaikan satu kecamatan. Alhasil, dalam jangka waktu 11 hari saja sosialisasi di sembilan kecamatan bisa diselesaikan.
“Dan hari ini kami melakukan kegiatan di Kecamatan Sahu, tadi di Lako Akediri, RTB dan sebentar lagi kami akan menuju Susupu. Untuk satu hari ini kami jangkau 19 desa di Kecamatan Sahu dari Tim Penggerak PKK yang terdiri dari 8 kelompok,” ucapnya.
Mery berharap langkah mendatangi warga oleh tim PKK bisa membantu mengelola daya pikir dengan baik. Pasalnya, masih banyak petani yang bekerja tapi hasil taninya belum maksimal. Begitu pula nelayan, apalagi yang sudah berkeluarga.
“Sehingga bagaimana pemberdayaan itu bisa maksimal apabila semuanya sudah maksimal, bagaimana cara tertib maka solusinya kami akan membentuk tim pendamping keluarga, dan sasarannya adalah bagi keluarga yang menerima BLT, Rastra dan PKH,” ujarnya.
Setelah didampingi, harapan jangka panjangnya adalah warga bisa menolak bantuan karena kesejahteraan hidupnya sudah terjamin dengan sendirinya.
“Jadi kalau masih mau menerima bantuan berarti kita masih ada dalam keterpurukan,” cetus Mery.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.