Selain itu, pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 43,8 miliar yang terdiri dari penyertaan modal pemerintah daerah sebesar Rp 5 miliar, dan pembayaran cicilan pokok utang sebesar Rp 38,8 miliar.
“Pengeluaran pembiayaan akan ditutupi dari surplus anggaran sebesar Rp 43,8 miliar,” pungkasnya.
Setelah pembacaan pidato tersebut, 8 fraksi DPRD Halmahera Selatan seluruhnya menerima rancangan APBD Kabupaten Halmahera Selatan tahun anggaran 2022 untuk ditindaklanjuti proses pembahasannya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.