Tandaseru — Angka kriminalitas di wilayah Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Maluku Utara, masih didominasi kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Kapolsek Ternate Utara, IPTU Joni Aryanto mengatakan, sampai September 2021 ini sudah 11 kasus dengan korban perempuan dan anak yang ditangani Unit PPA Polsek Ternate Utara.
“Kasus KDRT, persetubuhan anak di bawah umur itu yang paling banyak, disusul kasus narkoba dan pencurian,” jelas Joni kepada tandaseru.com, Rabu (22/9).
Joni bilang, dari 11 kasus tersebut penanganannya kini ada yang sudah dilengkapi berkas perkaranya atau P21, ada yang sudah tahap I dan yang masih dalam penyelidikan.
Tingginya angka kasus kekerasan perempuan dan anak, menurut dia, diakibatkan oleh banyak faktor. Seperti minuman keras, pengaruh sosial media dan juga pergaulan bebas.
“Diimbau juga peran orang tua untuk menjaga anaknya dari pengaruh pergaulan bebas, media sosial, kadang film yang begituan (porno, red) sehingga muncul niat-niat berbuat seperti itu,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.