Meski demikian, ia menegaskan, tidak ada kekecewaan. Sebagai kader ia harus siap ditempatkan dimana saja.

“Ini bagian dari penyegaran organisasi Partai Nasdem. Justru yang terpenting adalah pengabdian bekerja terhadap masyarakat sebagai janji yang sudah diamanatkan. Sebagai agen perubahan tidak harus mengemis pada posisi jabatan, tapi bagaimana siap menjalankan amanat sumpah dan janji sebagai wakil rakyat,” tegas Nurlaela.

Disentil soal kemungkinan pindah partai setelah menurunnya kepercayaan partai kepadanya, Nurlaela bilang sebagai kader Nasdem ia harus patuh pada partainya sesuai AD-ART.

“Jadi tidak terlintas sama sekali soal perpindahan partai tersebut. Setiap musim akan berganti,” pungkasnya.