Tandaseru — Pemerintah pusat memutuskan menunda pelaksanaan Sail Tidore 2021 di Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara. Event tersebut diagendakan baru akan digelar pada 2022 mendatang.
Penundaan Sail Tidore tertuang dalam surat Menteri Perdagangan yang juga Ketua Panitia Nasional Sail Tidore, Muhammad Luthfi Nomor 482/M-DAG/SD/6/2021 tertanggal 10 Juni 2021 perihal Penundaan Kegiatan Sail Tidore Tahun 2021.
Dalam surat tersebut, Mendag menyatakan dengan mempertimbangkan kesiapan pelaksaan Sail Tidore dan perkembangan pandemi Covid-19 di Indonesia, Sail Tidore 2021 diundur pelaksanaannya menjadi tahun 2022.
Pengunduran pelaksanaan Sail Tidore ini, sambungnya, dimaksudkan agar pelaksanaannya dapat lebih optimal dan memberikan manfaat bagi perekonomian nasional, khususnya di wilayah Maluku dan Maluku Utara.
“Kepada seluruh kementerian/lembaga yang terlibat dalam mendukung pelaksanaan Sail Tidore sebagaimana Surat Keputusan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Nomor 67 Tahun 2021 tentang Panitia Nasional Penyelenggaraan Sail Tidore 2021 agar dapat mempersiapkan lebih baik, terutama dukungan anggaran pelaksanaan kegiatan Sail Tidore yang akan dilaksanakan pada 2022,” paparnya.
Sebelumnya, Mendag telah menyurat ke Menkomarves Luhut B, Pandjaitan selaku Ketua Tim Pengarah Penyelenggara Sail Tidore meminta event tersebut ditunda dengan alasan belum siapnya infrastruktur pendukung.
Lewat surat balasan Nomor 2300/MENKO/MARVES/HM.002.02/VI/2021 tertanggal 7 Juni 2021 perihal Penundaan Kegiatan Sail Tidore 2021, Menkomarves kemudian menyetujui permintaan Mendag tersebut.
Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan, Ismail Dukomalamo saat dikonfirmasi tandaseru.com membenarkan adanya surat penundaan Sail Tidore 2021 ke tahun 2022.
“Iya surat saya sudah dapat tadi,” ujar Ismail, Jumat (11/6).
Mantan Kepala Dinas Pendidikan Kota Tikep itu menjelaskan, dengan adanya penundaan tersebut dapat memotivasi lagi semangat panitia daerah, baik Tikep maupun Provinsi Malut, guna lebih mematangkan lagi persiapan.
“Ya dengan adanya penundaan ini tentu kami sangat berharap kesiapan kami lebih optimal lagi, terutama soal kesiapan infrastruktur pendukung Sail Tidore,” harap Ismail.
Ia menambahkan, dengan penundaan tersebut diharapkan juga pandemi Covid-19 bisa cepat melandai.
“Kita berdoa bersama agar di tahun 2022 pandemi juga bisa berakhir agar memotivasi orang-orang untuk datang di Sail Tidore nanti,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.