Pada titik ini, tradisi ela-ela merupakan bagian dari konsep kebudayaan. Kebudayaan menurut Clifford Geertz merupakan jaringan makna (web of significance), di mana untuk menganalisisnya tak dapat dilakukan dengan cara yang sama dengan pengetahuan (science) eksperimental, melainkan menggunakan cara interpretif (Geertz, 1973:51). Menurut Geertz makna tersebut berada dalam simbol atau sistem simbol, yang dapat berupa benda (object), peristiwa (event), tindakan (act), kualitas atau relasi di mana keseluruhannya merupakan wahana (vehicle) bagi konsepsi. Karena itu, konsepsi adalah makna simbol (Geertz, 1973:91).
Mereka menciptakan simbol-simbol sarat makna, yang tercermin dari penggunaan bahasa dan ritualitas yang justru dipahami penghuni langit: menuju cahaya menjemput pesan langit, merupakan etape tertinggi dalam menjalankan ibadah puasa.
Maka, tradisi ela-ela boleh jadi hadir dari upaya mereduksi secara lembut dari kata Lailatul Qadar. Memberi makna atas malam kemuliaan itu. Sementara loga-loga, semacam obor, menggunakan bahan yang dapat menghasilkan nyala api, menyimbolkan cahaya untuk nantinya secara transendental menuju langit.
Bilah makna tradisi ela-ela merupakan suatu jalan (thariqah) lain, yang diciptakan para tetua atau mereka yang memiliki kedalaman agama, untuk mencoba membangun dan berupaya memaknai seribu bulan di penghujung ramadan, guna menjemput fitrah dengan tradisi yang diperuntukkan bagi masyarakat kebanyakan melalui simbol-simbol lokal. Simbol yang mudah dipahami masyarakat umumnya, tanpa mereduksi substansinya.
Secara sosiologis, tradisi ela-ela menjadi penanda puasa akan segera temaram dan berakhir. Tradisi ela-ela telah dihela menjadi agenda struktur yang setiap tahun dilakukan. Dengan stand point ini, memperlihatkan bahwa tradisi ela-ela merupakan representasi jalinan makna koeksistensi terdalam, ada dialektika antara nilai tradisi yang telah hidup di masyarakat dengan nilai-nilai Islam yang transenden dan profetik untuk menjemput cahaya langit, di akhir ramadan yang hanya datang setahun sekali.(*)




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.