Tandaseru — Abrasi pantai di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, kian hari kian memprihatinkan. Abrasi bahkan membuat sebagian makam hilang dihantam ombak.

Seperti yang terjadi di pemakaman umum yang terletak di Desa Maba, Kecamatan Morotai Utara. Pemakaman ini digunakan oleh empat desa sekaligus dan sejumlah makamnya kini hilang tersapu ombak.

“Sebenarnaya sudah dari 2018 pekuburan umum ini terdampak abrasi laut. Bahkan di akhir tahun 2020 kami warga di empat desa, Desa Kenari, Goa Hira, Bere-Bere dan Desa Maba sudah membuat tiang pancang penahan ombak. Tetapi tidak bertahan 3 bulan,” ungkap Algajali, salah satu warga Maba, Senin (8/2).

Algajali bilang, tiang pancang yang dibuat tak mampu menahan gempuran ombak yang ganas.

“Air laut ketinggiannya hampir setara dengan garis pantai tersebut. Akibatnya, akhir Desember  2020 dan awal Januari 2021 sudah empat makam hanyut,” jelasnya.