Tandaseru — Kepolisian Perairan dan Udara (Pol Airud) Polda Maluku Utara menyatakan cuaca di perairan laut Malut pekan ini relatif ekstrem. Warga pun diingatkan untuk berhati-hati saat beraktivitas di laut.
Direktur Polairud Polda Malut Kombes (Pol) Djarot Agung Riadi mengatakan, musim penghujan membuat kondisi laut relatif ekstrem. Polairud sendiri selalu melakukan pemantauan situasi dan kondisi di perairan Malut.
“Kami sendiri tidak bosan-bosan untuk mengingatkan kepada pelaku usaha di perairan khususnya di laut, baik itu dari nakhoda kapal maupun penumpang, saat berlayar selalu memperhatikan cuaca karena keselamatan itu penting,” kata Djarot, Senin (18/1).
Djarot mengingatkan pemilik kapal dan penumpang kapal, apabila cuaca dan gelombang di perairan tidak memungkinkan untuk berlayar, jangan memaksakan kehendak. Sebab faktor keselamatan harus diutamakan.
“Karena cuaca dan gelombang di perairan kurang bersahabat apabila berlayar harus berhati-hati, jangan sampai merugikan diri kita sendiri,” ucapnya.
Pemilik kapal dan penumpang juga diingatkan selalu menerapkan protokol kesehatan dan menggunakan alat-alat keselamatan seperti life jacket.
“Ada empat titik tertentu (yang perlu sangat diperhatikan), dari Polairud sendiri juga sudah plotting anggota untuk melakukan pemantauan yaitu Halmahera Utara, Halmahera Timur, Halmahera Selatan dan Halmahera Barat untuk menjaga situasi armada di perairan laut,” tandasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.