Tandaseru — Ketua Komisi II DPRD Halmahera Barat, Maluku Utara, Nikodemus D. Ratulangi disebut mengancam Komisioner Bawaslu Halbar Aknosius Datang lewat unggahan story WhatsApp-nya. Unggahan tersebut ditangkap layar dan tersebar luas di media sosial.
Nikodemus sendiri membantah dirinya pernah membuat unggahan seperti itu. Ia mengaku tak pernah menuding Aknosius berpihak ke salah satu pasangan calon serta mengancam Komisioner Bawaslu tersebut.
“Apalagi dengan kata-kata yang tidak bagus seperti yang tersebar di medsos tersebut,” ungkapnya kepada sejumlah awak media di Kantor DPRD Halbar, Selasa (20/12).
Menurut Nikodemus, tak mungkin ia membuat konten dengan bahasa yang tak elok, apalagi ditujukan pada Komisioner Bawaslu.
“Karena saya tidak pernah membuat konten dengan kata-kata yang tidak sopan kepada Bawaslu sebagaimana yang tersebar di medsos, apalagi sampai mangatakan nanti bukti-buktinya dibuka di MK (Mahkamah Konstitusi),” terangnya.
Nikodemus mengaku, pasca merebaknya unggahan tersebut, ia telah menemui Aknosius untuk meminta maaf sekaligus memberikan klarifikasi.
“Bahwa saya tidak pernah membuat konten seperti itu, bahkan tidak pernah tahu terkait postingan itu dan baru mengetahui setelah sudah viral di medsos,” kata politikus Partai Gerindra tersebut.
Ia menambahkan, dirinya tidak punya kepentingan terhadap Bawaslu Halbar maupun kepada paslon yang menang ataupun kalah sehingga harus mengeluarkan kata-kata yang jorok seperti yang diekspos.
“Olehnya itu, saya ingin sampaikan kepada rekan-rekan semua, lebih khususnya masyarakat Halbar, agar tidak terpancing dengan isu-isu yang dimainkan oleh oknum-oknum yang menimbulkan kegaduhan karena ingin memecah belah kebersamaan masyarakat Halbar hanya karena kepentingan dirinya sendiri atau kelompoknya,” pinta Nikodemus.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.