Tandaseru — Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara menerjunkan 616 personel untuk pengamanan Natal dan Tahun baru 2021 serta Operasi Lilin Kie Raha 2020. Operasi Lilin akan dilaksanakan selama 15 hari dimulai pada 21 Desember dan berakhir Januari 2021.

Jelang Operasi Lilin, Polda Malut sudah melakukan kegiatan-kegiatan diantaranya Rapat Koordinasi bersama Korem 152/Babullah dan instansi terkait serta stakeholders melalui Zoom meeting yang dipimpin Kapolda.

Kabid Humas Polda Malut AKBP Adip Rojikan saat dikonfirmasi mengatakan, jelang pengamanan Natal dan Tahun Baru, Polda Malut dan jajaran sudah menyiapkan 61 pos, yang terdiri dari 37 pos pengamanan, 31 pos pelayanan dan 1 pos terpadu yang tersebar di wilayah Maluku Utara. 616 personel juga diterjunkan yang terdiri dari 146 personel Polda dan 470 personel Polres jajaran.

“Polda Maluku Utara selalu memberikan pengamanan yang maksimal, ini dilakukan dengan harapan dapat terjaminnya keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam merayakan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 dan juga dapat terwujudnya situasi kamtibmas yang aman, kondusif dan terkendali baik sebelum maupun pasca Natal dan Tahun Baru 2021,” kata Adip, Rabu (16/12).

Lanjut Adip, dalam operasi ini Polda Malut mengedepankan kegiatan pencegahan dengan didukung deteksi dan penegakan hukum, serta dengan tetap mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19. Dengan begitu, masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan rasa aman dan nyaman.

“Saya mengimbau kepada masyarakat Malut bahwa menjelang Natal dan Tahun Baru nantinya kita tidak perlu menyambutnya dengan euforia yang berlebihan seperti tahun-tahun sebelumnya dan hindari kegiatan yang menyebabkan kerumunan, mengingat tahun Ini bertepatan dengan pandemi Covid-19. Untuk itu mari kita selalu terapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19,” pungkasnya.