Tandaseru — Dinas Koperasi dan UMKM Kota Ternate, Maluku Utara masih membuka kesempatan bagi 10 ribu UMKM yang ingin mendapatkan Bantuan Presiden Produktif atau Bantuan Langsung Tunai. Bantuan itu dalam bentuk tunai dari pemerintah pusat untuk pelaku usaha mikro sebesar Rp 2,4 juta.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Ternate Hadi Hairuddin menyatakan, target penerima bantuan bagi UMKM di Ternate sebanyak 10 ribu orang. Namun berdasarkan data yang di-input atau d kirim ke pusat baru 7.613 orang.
“Data yang dikirim sementara masih dalam proses, tetapi kita masih dalam pendataan untuk bisa mencapai target,” kata Hadi saat dikonfitmasi, Minggu (8/11).
Hadi bilang, jika data UMKM dikirim dan dinyatakan lulus verifikasi, maka bantuan uang tunai itu dibayar langsung melalui BRI.
“Tentunya proses langsung antara pihak pelaku usaha dan BRI berdasarkan data yang diinformasikan oleh pihak BRI melalui nomor handpone pelaku usaha. Jika yang tidak memiliki nomor handphone, pelaku usaha bisa mengkroscek di BRI,” sambungnya.
Dia mengimbau warga yang memiliki usaha agar dapat mengajukan ke Dinas Koperasi dan UMKM, sehingga paling tidak bisa memenuhi target.
“Batas waktu Bantuan Presiden Produktif hingga pekan ini, karena pada bulan Desember sudah dalam proses pencairan,” jelasnya.
“Jenis pelaku usaha ini baik itu melalui online mupun jasa, pokoknya bermacam-macam jenis usaha, karena ini jenis usaha mikro yang paling bawah,” tandas Hadi.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.