Tandaseru — Tim Pemenangan Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman dan Jasri Usman (TULUS) akhirnya angkat bicara soal polemik unggahan oknum dosen berinisial NN alias Anca. Polemik tersebut diakui bakal berdampak pada TULUS jika ia tak segera undur diri dari tim.

Sekretaris Tim Pemenangan TULUS Jasman Abubakar saat dikonfirmasi tandaseru.com menyatakan, pihaknya sudah menerima pengunduran diri Anca Jumat (9/10) pagi. Pengunduran diri itu tak lepas dari unggahan WhatsApp Story-nya yang menuai kecaman publik.

“Dia mengundurkan diri lewat pesan WhatsApp,” ungkap Jasman.

Jasman menjelaskan, sebelumnya Anca merupakan Pengurus Bidang Media Center Tim TULUS. Usai meluasnya respons publik terhadap unggahannya, Kamis (8/10), ia langsung undur diri beberapa jam setelahnya.

“Sebagai pertanggungjawaban moral, dia mengundurkan diri. Karena postingannya di story WhatsApp,” jelasnya.

“Atas status yang di-publish, maka secara pribadi dia lansung mengundurkan diri karena statusnya akan memiliki dampak terhadap tim TULUS,” sambung Jasman.

Jasman menambahkan, unggahan Anca tersebut merupakan sikap pribadinya dan sama sekali tidak berkaitan dengan paslon TULUS.

“Dia menganggap bahwa apa yang dilakukan itu, kemudian interpretasi orang, bahwa dia tim kampanye TULUS dan itu menyeret nama TULUS maka ini berpengaruh dan merugikan pasangan TULUS. Makanya dia mundur,” tandasnya.

Sebelumnya, Anca yang juga Dosen Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Maluku Utara itu menuliskan serangkaian status di media sosial yang dinilai bermuatan ujaran kebencian. Status tersebut merupakan respons amarahnya terhadap pengrusakan fasilitas umum dalam aksi unjuk rasa penolakan Undang-undang Cipta Kerja.