Tandaseru — Jelang pemilihan kepala daerah 9 Desember 2020, TNI menerjunkan 500 personel di delapan kabupaten/kota di Maluku Utara yang menggelar Pilkada. Para prajurit akan mengawasi pengamanan Pilkada.
Penurunan personel tersebut disampaikan Komandan Kodim 1501/Ternate Letnan Kolonel Inf R. Mohammad Iskandar Manto di sela-sela kegiatan apel Danramil dan Babinsa di Wilayah Kodim 1501/Ternate tahun 2020 di aula Kantor Wali Kota Ternate, Rabu (25/11).
Dalam rapat yang berlangsung tersebut, Iskandar mengatakan hal yang paling penting saat ini adalah bagaimana menjaga netralitas TNI. Terutama seluruh personel yang akan ditempatkan langsung di TPS nanti.
“Jadi netralitas TNI ini memang harus dipegang teguh oleh mereka yang ditempatkan di TPS masing-masing. Sekalipun ada kandidat yang merupakan keluarganya tapi tetap harus netral dalam mengawasi Pilkada nantinya,” ungkapnya.
Ia mengaku, kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari sesuai dengan instruksi yang berikan oleh Kodam. Apalagi saat ini kaitannya dengan pandemi Covid-19 sehingga narasumber yang diundang juga dari Satgas Covid-19 kota Ternate. Selain itu mereka juga mengundang narasumber dari KPU karena mengingat pada tanggal 9 Desember telah dilaksanakan Pilkada.
Iskandar bilang, penempatan 500 personel di TPS ini tergantung pada tempat yang memang dilihat begitu rawan dalam Pilkada.
“Misalkan saat ini di Halbar ada enam desa yang agak rawan maka di situ harus diperbanyak personelnya,” katanya.
TNI, kata Iskandar, telah membuat simulasi ketika ada kerawanan saat melakukan pemilihan.
“Kalau untuk di Halbar kita akan menurunkan 35 personel untuk siap melakukan pengamanan,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.