Tandaseru — Penjabat Sekretaris Daerah Halmahera Barat, Maluku Utara, Julius Marau, mempolisikan pelaku pelemparan botol terhadap dirinya saat meninjau kantor Disperindagkop dan UKM. Pelemparan tersebut diduga menggunakan botol minuman soda yang mengenai bagian kepala Julius.
Julius saat dikonfirmasi usai mengajukan laporan di Polres Halbar menyatakan, sebagai warga negara ia mempunyai hak hukum yang sama. Ia juga berhak mengajukan dan melaporkan ke polisi.
“Saya memasukkan laporan atas peristiwa tindakan pelemparan yang mengenai bagian kepala saya kemarin saat turun meninjau kantor Disperindagkop usai pemukulan oknum kadis terhadap salah satu warga,” ungkapnya, Kamis (9/1/2024).
Menurutnya, oknum yang melemparinya telah diketahui identitasnya lewat video yang dikantongi maupun pengakuan saksi-saksi. Meski begitu, Julius masih menolak mengungkapkan identitas pelaku.
“Namun yang jelas yang bersangkutan yang melakukan pelemparan sudah teridentifikasi. Saya sudah punya cukup bukti, tapi saya belum mau menyebutkan nama pelakunya. Saya berharap agar Polres Halbar dapat memproses ini sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tuturnya.
Mantan Kepala Inspektorat ini menceritakan, kedatangannya ke Disperindagkop karena mendapatkan informasi yang disampaikan dan melihat tayangan video bahwa terjadi pemukulan yang dilakukan Kepala Dinas Perindagkop, serta ada pemalangan kantor.
“Tujuan saya untuk melihat situasi sebenarnya yang terjadi di situ, kemudian dengan harapan agar pelayanan publik kembali normal. Karena pintu sudah dipalang makanya saya berinisiatif untuk membuka karena tidak ada Satpol PP yang buka,” terangnya.
“Dengan harapan jika pintunya terbuka mungkin ada keluarga korban bisa masuk dan berbicara apa yang menjadi harapan dan tuntutan mereka karena saya sebagai pemerintah daerah mengambil langkah seperti itu,” pungkas Julius.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.