Tandaseru — “Pemimpin adalah pelayan”. Kalimat tersebut berulang kali ditegaskan calon gubernur Maluku Utara Sultan Husain Alting Sjah tiap kali berkampanye untuk pilkada 2024.
Menurut Sultan Husain, dalam banyak pemerintahan, kepala daerah dan pejabat di bawahnya selalu bertingkah sebagai raja sementara rakyat dijadikan pelayan. Padahal, para pemimpin dipilih dan digaji oleh rakyat.
“Rakyat harus basio-sio untuk bisa bertemu pemimpinnya, untuk menyampaikan aspirasinya. Mau minta bantuan saja harus bikin proposal sampai menumpuk pun tidak diurusi,” ujarnya.
Cagub nomor urut 1 ini bilang, ia juga kerap menyatakan kepada wakilnya Asrul Rasyid Ichsan untuk bersama-sama mengubah pola pikir pemerintahan. Yakni mengembalikan posisi rakyat sebagai tuan, dan pemimpin sebagai pelayan.
“Jadi pemimpin harus melayani rakyat selaku tuannya, jangan dibalik,” ucap mantan anggota DPD RI ini.
Kisah kepemimpinan Haji Agus Salim yang lekat dengan kalimat “memimpin itu menderita” selalu dikutip Sultan Husain dalam orasinya. Menurutnya, seseorang yang ingin menjadi pemimpin berarti harus siap menderita.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.