Tandaseru — Kepala Desa (Kades) Acango, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Maluku Utara, Mardia Buchari, memberikan tanggapan terkait sapi-sapi berkeliaran di area Lapangan Sasadu Lamo dan jalanan umum yang membahayakan pengendara hingga memakan korban.

Sebelumnya, sekawanan sapi mengadang sepeda motor di jalan, menyebabkan seorang ibu rumah tangga bernama Adolmina Kompo dan anaknya terjatuh dari sepeda motor.

Mardia menyatakan, pemerintah desa telah berulang kali memberikan surat peringatan dan imbauan kepada masyarakat mengenai penertiban hewan ternak tersebut.

“Sapi yang berkeliaran di area tersebut saya sudah sering mengeluarkan surat peringatan, maupun imbauan, karena ini mungkin sudah kejadian yang kedua kalinya,” ujar Mardia, Rabu (7/10/2026).

Mardia menegaskan, sapi-sapi yang berkeliaran di lokasi tersebut bukanlah milik warga Desa Acango, melainkan milik warga dari luar desa.

“Saya sudah tanyakan kepada warga, namun warga saya juga menyampaikan bahwa sapi itu bukan milik warga desa Acango,” tegasnya.

Ia menduga sapi-sapi tersebut merupakan milik para dibo-dibo (pedagang pengumpul) yang sengaja mengikat atau menitipkan ternaknya di area tersebut secara sembunyi-sembunyi pada malam hari.

“Kemarin kegiatan seperti HUT RI 17 saya juga perhatikan persoalan itu. Namun sudah berulang kali saya sampaikan, dan kalau tidak mampu lagi mengurus, saya tidak tahu, dan langkah yang diambil seperti apa. Yang jelas saya sudah menyampaikan banyak hal, baik itu imbauan maupun peringatan sudah cukup lama,” pungkasnya.

Sahril Abdullah
Editor
Sahril Abdullah
Reporter