Tandaseru – Pemerintah Kota Ternate, Maluku Utara, mulai melakukan pembenahan di berbagai sektor menjelang pelaksanaan event nasional Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI). Kesiapan kota menjadi perhatian serius, mulai dari kebersihan, penataan pasar, hingga perbaikan fasilitas publik.
Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, yang juga bertindak sebagai ketua panitia, menegaskan pentingnya dukungan dari seluruh pihak untuk menyukseskan agenda nasional tersebut.
“Ternate akan menjadi tuan rumah JKPI, sehingga kita perlu menyiapkan kota ini agar tampil ramah dan siap menyambut tamu dari berbagai daerah,” ujarnya dalam rapat koordinasi bersama pimpinan OPD, Senin (30/3/2026).
Menurut Rizal, sejumlah hal menjadi fokus utama pembenahan, di antaranya penataan pasar agar kembali tertib dan normal, termasuk pasar buah yang selama ini menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat.
Selain itu, pengelolaan sampah juga menjadi perhatian serius. Ia meminta agar seluruh pihak, termasuk pemerintah kelurahan, dapat berkoordinasi untuk mengatasi timbulan sampah di sejumlah titik di Kota Ternate.
“Persoalan sampah ini harus kita benahi secara bertahap. Targetnya, menjelang pelaksanaan JKPI pada Agustus nanti, kondisi kota sudah jauh lebih bersih dan tertata,” katanya.
Tak hanya itu, perbaikan fasilitas publik seperti lampu penerangan jalan, lampu dekoratif, hingga infrastruktur kecil lainnya juga menjadi bagian dari upaya mempercantik wajah kota.
Rizal berharap, melalui kerja sama seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), camat, serta dukungan masyarakat dan media, Kota Ternate dapat tampil maksimal sebagai tuan rumah dan meninggalkan kesan positif bagi para peserta JKPI.
“Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi kita semua. Kita ingin Ternate tampil sebagai kota pusaka yang bersih, rapi, dan membanggakan,” pungkasnya.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.