Tandaseru — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tidore Kepulauan mulai mematangkan langkah strategis menyongsong Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) 2026 yang akan digelar di Kabupaten Halmahera Utara.
Persiapan ini dibahas dalam rapat sinkronisasi program kerja yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum KONI Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, di Ruang Rapat Wali Kota, Selasa (10/3/2026).
Dalam arahannya, Ahmad yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, menekankan seluruh program kerja KONI di setiap bidang harus berjalan selaras dengan visi dan misi organisasi. Hal ini bertujuan agar target prestasi olahraga di Kota Tidore dapat tercapai secara maksimal.
“Kita harus menjalankan program ini sesuai rencana dan visi misi KONI agar tujuan bersama untuk memajukan olahraga di daerah ini bisa terwujud,” tegas Ahmad.
Salah satu poin krusial yang dibahas adalah penguatan pembinaan cabang olahraga (cabor). Ahmad menginstruksikan agar setiap cabor memiliki struktur yang jelas, mulai dari status kepengurusan yang aktif, keberadaan sekretariat, ketersediaan atlet, hingga jadwal program latihan yang terukur.
Tercatat ada 13 cabor yang direncanakan melaksanakan ajang kompetisi (event) tahun ini. Namun, KONI akan melakukan tahapan verifikasi ketat sebelum memberikan dukungan akomodasi. Selain itu, pihak pengurus juga mulai memetakan pencarian sumber pendanaan alternatif guna mendukung kebutuhan kontingen PORPROV 2026 mendatang.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua I KONI Kota Tidore, H. Ali Dukomalamo, mengingatkan bahwa anggaran PORPROV saat ini melekat pada kegiatan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). Oleh karena itu, ia meminta setiap cabor memperhatikan aspek pertanggungjawaban administratif.
“Cabor yang akan diikutsertakan dalam PORPROV harus melalui proses seleksi yang ketat agar pengiriman atlet benar-benar efektif dan berorientasi pada prestasi,” tambah Ali.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.