Tandaseru – Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappeda) resmi memulai rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan untuk Tahun Anggaran 2027, Senin (9/3/2026).
Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama lima hari hingga Jumat (13/3) ini merupakan langkah krusial dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Hal ini sesuai amanat UU Nomor 25 Tahun 2004 dan Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 tentang tata cara perencanaan dan evaluasi pembangunan daerah.
Kepala Bappeda Halmahera Timur, Abdul Halim Djen Kipu, menjelaskan tahapan ini berfungsi menyelaraskan rencana pembangunan jangka panjang dan menengah dengan kebutuhan rill di tingkat bawah.
“Tahapan ini sangat krusial untuk menyelaraskan rencana pembangunan jangka panjang, menengah, hingga rencana kerja pemerintah daerah (RKPD),” ujar Abdul Halim dalam keterangannya.
Agenda dan Jadwal Pelaksanaan
Rangkaian acara dibuka secara resmi oleh Bupati Halmahera Timur, didampingi Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah. Pada hari pertama, Musrenbang dimulai di wilayah Wasile Selatan, Wasile, dan Wasile Timur, sebelum nantinya berlanjut ke seluruh kecamatan di Haltim.
Mengingat pelaksanaan kegiatan bertepatan dengan bulan suci Ramadan, setiap sesi pembukaan juga dirangkaikan dengan agenda rutin keagamaan.
“Dalam jadwal tersebut, setiap sesi pembukaan Musrenbang juga dirangkaikan dengan agenda rutin keagamaan, termasuk salat berjamaah dan buka puasa bersama di masjid-masjid setempat,” tambah Abdul Halim.
Puncak rangkaian Musrenbang ini dijadwalkan berakhir pada Jumat (13/3) di Kecamatan Kota Maba, yang akan dipusatkan di Aula Kantor Camat Kota Maba dan Masjid Raya Iqra.
Abdul Halim juga memberikan penekanan khusus kepada seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk hadir secara langsung dalam setiap sesi sebagai pendamping teknis. Kehadiran mereka dinilai penting guna memastikan setiap usulan prioritas dari masyarakat di tingkat kecamatan dapat terkawal dengan baik ke dalam sistem perencanaan daerah.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.