Tandaseru — Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memastikan pembangunan dua jembatan baru di wilayah Morotai Jaya dan Morotai Selatan pada tahun anggaran 2026.

​Kepala Dinas PUPR Pulau Morotai, Fahmi Usman, menyatakan bahwa proyek infrastruktur ini bertujuan untuk memperlancar aksesibilitas masyarakat, baik untuk pejalan kaki maupun kendaraan bermotor. Dua titik pembangunan tersebut berlokasi di Desa Loleo Pangeo dan kawasan SP4.

​”Ada dua proyek jembatan yang akan dibangun menggunakan anggaran APBD tahun 2026, yakni di Desa Loleo Pangeo dan SP4,” ujar Fahmi saat dikonfirmasi, Kamis (5/3/2026).

​Total anggaran yang dikucurkan untuk kedua jembatan ini mencapai Rp5,3 miliar. ​Jembatan Loleo Pangeo sendiri memiliki panjang bentangan 13 meter dengan alokasi anggaran sekitar Rp3 miliar.

​Sementara Jembatan SP4 memiliki panjang bentangan 9 meter dengan alokasi anggaran sekitar Rp2,3 miliar.

​Fahmi bilang, keberadaan jembatan penghubung antar-desa ini sangat krusial untuk menunjang aktivitas ekonomi dan mobilisasi kendaraan roda dua maupun roda empat di desa setempat.

​Saat ini, kedua proyek tersebut telah terdata dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP). Pihak dinas sedang mempersiapkan tahapan administrasi sebelum memasuki proses lelang secara terbuka.

​”Jadwal administrasi sudah diinput di SIRUP. Rencana proyek ini sekarang tinggal menunggu pengumuman tender saja,” pungkas Fahmi.

Sahril Abdullah
Editor
Irjan Rahaguna
Reporter