Tandaseru — Rencana pembentukan Komando Daerah Militer (Kodam) baru di wilayah Provinsi Maluku Utara kini tinggal menunggu keputusan final dari Markas Besar (Mabes) TNI Angkatan Darat.
Panglima Kodam XV/Pattimura Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo mengonfirmasi seluruh berkas usulan, termasuk penentuan lokasi markas yang direncanakan menempati lahan eks perusahaan PT Darko di Sofifi, telah disampaikan ke tingkat pusat.
Ditemui usai melakukan silaturahmi dengan Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol Waris Agono di Mako Polda Malut, Rabu (4/3/2026), Putranto mengungkapkan satuan baru tersebut nantinya akan menyandang nama Kodam Moloko Kie Raha (MKR). Kesatuan ini diproyeksikan memiliki wilayah tugas yang mencakup 10 kabupaten dan kota di seluruh Maluku Utara.
“Jadi nama Kodam di Maluku Utara adalah Moloko Kie Raha, ini sudah sesuai dengan yang diajukan Danrem ke Mabes,” kata jenderal bintang dua tersebut.
Ia menambahkan, proses birokrasi di tingkat Mabes TNI AD saat ini telah mencakup pembahasan konsep nama hingga filosofi lambang satuan. Menurutnya, jajaran di daerah telah menyelesaikan kewajiban administratif dan teknis, sehingga kini fokus beralih pada instruksi pelaksanaan dari pimpinan tertinggi.
“Nama dan lambang sudah diusulkan, selanjutnya tinggal bagaimana keputusan dari Mabes saja,” tutur Putranto.
Mengenai target operasional, pihak Kodam XV/Pattimura belum bisa memastikan secara rinci kapan peletakan batu pertama akan dilakukan, mengingat hal tersebut sepenuhnya bergantung pada kebijakan anggaran dan prioritas Mabes TNI.
“Selanjutnya kita tunggu saja, apakah Kodam di Maluku Utara ini akan dibangun tahun ini atau tahun berikutnya, kita serahkan saja di tingkat pusat,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.