Tandaseru – Malut United sukses mencuri tiga poin penuh dalam laga tandang melawan Madura United di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Selasa (03/03/2026). Kemenangan tipis 1-2 ini sekaligus memutus tren negatif Laskar Kie Raha yang gagal meraih poin penuh dalam dua laga sebelumnya.
Striker gaek David Da Silva menjadi bintang lapangan dengan memborong dua gol kemenangan pada menit ke-31 dan ke-58. Sementara itu, satu-satunya gol balasan tuan rumah dicetak oleh Lulinha pada menit ke-78.
Dominasi Statistik dan Performa David Da Silva
Kemenangan Malut United didukung oleh agresivitas lini serang yang mencatatkan selusin tembakan, dengan 6 di antaranya tepat sasaran. Berkat tambahan dua gol ini, David Da Silva kini mengoleksi total 13 gol dan memuncaki daftar top scorer sementara BRI Super League 2025-2026, bersanding dengan penyerang Persija Jakarta, Emaxwell Souza.
Pelatih kepala Malut United, Hendri Susilo, mengapresiasi ketangguhan mental anak asuhnya dalam menghadapi tekanan bertubi-tubi dari Laskar Sape Kerrab.
“Pertandingan yang berat secara fisik dan mental. Perjuangan sampai akhir membuat Malut United meraih tiga poin. Pemain bisa mengatasi tekanan Madura United hingga akhir pertandingan,” ujar Coach Hendri dalam sesi konferensi pers usai laga.
Persaingan Papan Atas Memanas
Tambahan tiga poin ini membuat Malut United kokoh di peringkat ke-4 klasemen sementara dengan raihan 44 poin dari 24 pertandingan. Hasil ini sekaligus memperlebar jarak dari kejaran Persebaya Surabaya di posisi kelima dan mulai memangkas selisih poin dengan Borneo FC yang berada di posisi ketiga (50 poin).
Namun, kemenangan ini harus dibayar mahal dengan cederanya kiper utama, Alan Jose Bernardon, yang terpaksa ditarik keluar pada menit ke-70 dan digantikan oleh M. Ridwan setelah melakukan dua penyelamatan krusial.
Usai melawat ke Madura, Malut United tidak memiliki banyak waktu istirahat. Mereka dijadwalkan menjamu PSM Makassar di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, pada Sabtu (07/03/2026) mendatang.
Coach Hendri menyoroti tantangan pemulihan fisik pemain di tengah bulan Ramadan dan perjalanan jauh menuju Ternate.
“Jadwal padat di bulan Ramadan sangat melelahkan. Perjalanan pulang-pergi Ternate membutuhkan waktu lama, sehingga kami perlu menjaga kebugaran pemain,” tambahnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.