Tandaseru – Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, menerima kunjungan resmi dari Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia dan United Nations Development Programme (UNDP) di Aula Kantor Bupati Pulau Morotai, Rabu (4/2/2026). Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda bertajuk “Showcasing Impact of Japan Supported Seablue Project in Morotai Island”.
Pertemuan tersebut dihadiri Konselor Ekonomi Kedutaan Besar Jepang Reiko Kamigaki dan Resident Representative UNDP Indonesia Sara Ferrer Olivella. Kedatangan delegasi internasional ini disambut langsung Sekretaris Daerah Pulau Morotai Muhammad Umar Ali yang mewakili Bupati Rusli Sibua.
Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Sekda, Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai menyatakan apresiasi mendalam atas terpilihnya Morotai sebagai lokasi utama implementasi Proyek seaBLUE. Program ini dinilai sangat relevan dengan karakteristik daerah yang memiliki kekayaan sumber daya laut, khususnya potensi ikan tuna.
“Kolaborasi antara pemerintah daerah, pusat, Jepang, serta mitra pembangunan seperti UNDP adalah contoh nyata kemitraan global yang memberikan dampak langsung di tingkat lokal,” ujar Umar.
Ia menjelaskan, mayoritas masyarakat pesisir di Morotai menggantungkan hidup pada sektor perikanan tangkap skala kecil. Oleh karena itu, kehadiran Proyek seaBLUE diharapkan mampu memberikan gambaran komprehensif mengenai capaian, tantangan, serta peluang pengembangan sektor perikanan di masa depan.
Lebih lanjut, Bupati Rusli Sibua dan Wakil Bupati Rio Christian Pawane menaruh harapan besar agar kerja sama ini tidak berhenti pada fase implementasi saat ini saja. Pemkab Morotai mendorong adanya pengembangan berkelanjutan di wilayah Terluar, Tertinggal, dan Terdepan (3T).
“Kami berharap kerja sama ini terus berkembang dalam bentuk penguatan investasi hijau, peningkatan teknologi perikanan berkelanjutan, serta pengembangan rantai nilai perikanan yang lebih kompetitif dan inklusif,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.