Tandaseru – Panitia pelaksana Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) menggelar rapat persiapan pelaksanaan JKPI ke-12 di kota Ternate, Maluku Utara. Rapat tersebut membahas pematangan agenda dan koordinasi antara panitia lokal dengan panitia pusat.

Ketua Panitia JKPI, Rizal Marsaoly, mengatakan rapat ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan Wali Kota Ternate dengan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya serta Menteri Kebudayaan Fadli Zon.

“Hari ini kami panitia JKPI menggelar rapat dalam rangka persiapan pelaksanaan JKPI yang merespons pertemuan Bapak Wali Kota dengan Bapak Wamen dan juga dengan Menteri Kebudayaan,” kata Rizal usai rapat di kantor Beppelitbangda Ternate, Senin (23/2/2026).

Ia menjelaskan, dalam rapat tersebut panitia membahas sejumlah catatan untuk memperkuat agenda kegiatan JKPI ke-12 yang akan digelar di Kota Ternate.

Menurutnya, terdapat sembilan agenda utama yang telah disiapkan, di antaranya Rapat Kerja Nasional (Rakernas), festival, simposium pulau-pulau penghasil rempah, gala dinner, city tour, serta ladies program bagi istri para wali kota.

“Dari sembilan agenda itu masih akan di-breakdown lagi terkait lokasi dan kegiatan yang akan dilaksanakan,” ujarnya.

Rizal menyebutkan, tema yang diusulkan untuk kegiatan tersebut adalah “Ternate Epicentrum Rempah Dunia.” Tema itu telah diterima pihak kementerian, meski masih dalam proses kurasi hingga finalisasi.

Pelaksanaan JKPI ke-12 dijadwalkan berlangsung pada 24 hingga 28 Agustus 2026. Sementara untuk agenda Rakernas direncanakan digelar di Hotel Sahid Bella Ternate.

Selain itu, panitia juga tengah mematangkan buku panduan serta agenda kegiatan, sekaligus memperkuat koordinasi antara panitia lokal dan panitia pusat melalui Sekretariat JKPI.

Menurut Rizal, langkah ini penting agar informasi kegiatan dapat segera disampaikan kepada seluruh delegasi JKPI, sehingga para kepala daerah dapat menyesuaikan agenda kehadiran mereka di Ternate.

Panitia juga telah menyiapkan sebuah portal khusus yang memuat berbagai informasi terkait pelaksanaan JKPI ke-12 di Ternate, mulai dari pusat kuliner, tempat oleh-oleh, hotel, hingga kesiapan transportasi.

Rizal menambahkan, panitia juga berencana melibatkan pemerintah kabupaten/kota di Maluku Utara serta berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

Selain itu, dalam rangka mempromosikan budaya lokal, panitia merencanakan kegiatan bertajuk “Semalam di Maluku Kie Raha” yang akan menggabungkan empat kesultanan, yakni Ternate, Tidore, Jailolo, dan Bacan.

“Kegiatan ini untuk menonjolkan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal sekaligus menjadi momentum promosi Maluku Utara,” kata Rizal.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Ternate, Muslim Gani, menambahkan pihaknya mendukung penuh pelaksanaan JKPI ke-12, terutama dalam menampilkan kekayaan budaya dan sejarah Ternate kepada para delegasi yang akan hadir.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan warisan budaya daerah sekaligus memperkuat identitas Ternate sebagai kota pusaka.

Ika Fuji Rahayu
Editor
Ika Fuji Rahayu
Reporter