Tandaseru – Perjuangan hidup bayi laki-laki yang ditemukan di teras rumah warga Kelurahan Kastela, Kecamatan Ternate Pulau, Kota Ternate, Maluku Utara, berakhir duka. Setelah menjalani perawatan intensif selama 15 jam, bayi malang tersebut dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (27/1/2026) dini hari sekitar pukul 00.00 WIT.
Bayi tersebut sebelumnya sempat mendapatkan penanganan darurat di Puskesmas Kelurahan Jambula sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Chasan Boesoirie Ternate karena kondisinya yang terus memburuk.
Konfirmasi Pihak Kepolisian
Kasi Humas Polres Ternate, IPDA Sudirjo, membenarkan kabar duka tersebut. Ia menjelaskan bahwa sejak pertama kali ditemukan oleh warga, kondisi kesehatan bayi memang sudah berada dalam fase kritis.
“Bayi tersebut meninggal dunia sekitar pukul 00.00 WIT. Laporannya sudah kami terima,” ujar Sudirjo.
Kronologi Penemuan
Peristiwa memilukan ini bermula pada Senin (26/1/2026) sekitar pukul 08.30 WIT. Bayi tersebut ditemukan tergeletak tak berdaya di depan teras rumah salah satu warga. Saksi mata, Rahmat Tomagola (42 tahun), langsung melaporkan temuan tersebut kepada pihak berwajib.
Merespons laporan tersebut, personel Polsek Pulau Ternate tiba di lokasi sekitar pukul 09.00 WIT untuk:
• Mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP).
• Mengevakuasi bayi ke fasilitas kesehatan terdekat.
• Mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi penemuan.
Hingga saat ini, Polres Ternate masih melakukan pendalaman intensif untuk mengungkap identitas orang tua atau pihak yang bertanggung jawab atas dugaan penelantaran bayi tersebut.
Pihak kepolisian mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak berspekulasi liar, serta mempercayakan seluruh proses hukum yang sedang berjalan kepada aparat kepolisian.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.