Tandaseru – Ikatan Pemuda Waiboga melayangkan desakan kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk segera menggelar rapat evaluasi terbuka terkait pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Desakan ini muncul menyusul adanya dugaan pengelolaan anggaran yang tidak transparan dan pengabaian partisipasi masyarakat dalam pengawasan.
Sekretaris Ikatan Pemuda Waiboga, Andi Umaaya, menilai praktik pengelolaan BUMDes saat ini telah menyimpang dari Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021. Menurutnya, Pasal 28 dalam aturan tersebut mewajibkan pengawasan BUMDes dilakukan melalui mekanisme Musyawarah Desa (Musdes).
“Faktanya, selama setahun terakhir laporan tahunan BUMDes tidak pernah dipublikasikan. Masyarakat tidak pernah dilibatkan dalam pengawasan maupun menerima laporan pertanggungjawaban,” ungkap Andi, Jumat (9/1/2026).
Unit Usaha Dipertanyakan
Keresahan warga semakin memuncak karena sejumlah unit usaha yang dikelola BUMDes, seperti rumpon, perkebunan, dan tenti, dinilai tidak memberikan dampak ekonomi yang jelas bagi masyarakat desa. Hingga saat ini, besaran pendapatan dari unit-unit tersebut masih menjadi tanda tanya besar bagi warga.
Atas dasar kondisi tersebut, Ikatan Pemuda Waiboga mengajukan dua tuntutan utama:
1. Rapat Umum Terbuka: Mendesak BPD mengadakan pertemuan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat agar pengurus BUMDes menyajikan laporan tahunan secara terperinci.
2. Evaluasi Manajemen: Meminta adanya perombakan atau penggantian pengurus BUMDes yang dinilai tidak aktif dan memiliki kinerja rendah.
Tuntutan Profesionalisme
Andi menegaskan bahwa langkah ini penting agar BUMDes kembali pada fungsinya untuk memberikan manfaat bagi warga desa, bukan justru menjadi sumber keraguan kolektif.
“Kami butuh pengelolaan yang profesional. BPD harus segera bertindak melakukan perubahan agar BUMDes dijalankan sesuai prinsip keadilan dan peraturan yang berlaku,” tegasnya.
Pihak pemuda menyatakan akan terus mengawal isu ini hingga tuntutan Musyawarah Desa untuk transparansi anggaran tersebut dipenuhi oleh pihak Pemerintah Desa dan BPD Waiboga.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.