Tandaseru — Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tidore Kepulauan menggelar sosialisasi aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG), Senin (24/11/2025) di Aula Kantor Desa Somahode, Kecamatan Oba Utara.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat kemampuan sumber daya manusia (SDM) admin SIKS-NG di tingkat desa dan kelurahan dalam rangka mendukung proses verifikasi dan validasi Data Tunggal Sosial Dan Ekonomi Nasional (DTSEN), sebagaimana diamanatkan oleh Instruksi Presiden RI Nomor 4 Tahun 2025.
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kota Tidore Kepulauan, Kartini Abd. Karim, yang mewakili Kepala Dinas Sosial, menegaskan dalam sambutannya bahwa semua program bantuan, termasuk yang berasal dari pusat, akan mengacu pada DTSEN. Hal ini sejalan dengan Permensos Nomor 3 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran dan Penggunaan DTSEN untuk Bantuan Sosial, Pemberdayaan Sosial, dan Program Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial.
”Data DTSEN perlu dikelola dengan baik, akuntabel, dan berkelanjutan,” ungkap Kartini.
Oleh karena itu, Kepala Desa/Lurah dan admin SIKS-NG diimbau untuk terus melaksanakan pemutakhiran data melalui Musyawarah Desa/Kelurahan (Musdes/Muskel).
Penguatan admin SIKS-NG ini bertujuan utama untuk memastikan data kesejahteraan sosial di akar rumput akurat, mutakhir, dan tepat sasaran, sehingga masalah ketidakakuratan data penerima bantuan dapat diminimalisir. Admin atau operator SIKS-NG di Kelurahan dan Desa disebut sebagai ujung tombak dalam manajemen data kesejahteraan sosial.
Admin Verifikator Aplikasi SIKS-NG Kota Tidore, Mursalin Arsyad, menjelaskan sosialisasi ini menghadirkan semua admin pengisi data dari seluruh desa di 4 Kecamatan wilayah Oba.
Menurutnya, hal ini krusial karena DTSEN yang dihasilkan menjadi basis tunggal penyaluran berbagai program bantuan sosial pemerintah, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Penerima Bantuan Iuran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (PBI APBN), dan Kartu Indonesia Pintar (KIP Kuliah).
”Sosialisasi Aplikasi SIKS-NG ini sebagai bentuk penguatan admin… berfokus pada peningkatan kemampuan SDM dalam mengelola, memutakhirkan, dan memvalidasi data DTSEN secara akurat dan terkini,” jelas Mursalin.
Tugas dan fungsi utama admin meliputi:
- Mengumpulkan data awal warga yang berpotensi menerima bantuan sosial dan memasukkannya ke dalam aplikasi SIKS-NG.
- Membantu proses verifikasi dan validasi kelayakan data di lapangan. Melakukan perbaikan dan pembaruan data secara berkala, seringkali melalui Musdes/Muskel.
- Merespon tanggapan atau masukan dari masyarakat terkait status kelayakan mereka.
- Melaporkan hasil pemutakhiran data ke Dinas Sosial Kota Tidore Kepulauan.
Secara keseluruhan, penguatan admin SIKS-NG adalah upaya sistematis untuk membangun kapasitas SDM guna menjamin pengelolaan DTSEN yang akuntabel, transparan, dan berkelanjutan, demi terciptanya penyaluran bantuan sosial yang lebih efektif dan tepat sasaran.
Mursalin berharap melalui kegiatan ini, semua admin SIKS-NG desa dan kelurahan dapat menggunakan aplikasi SIKS-NG dengan baik sehingga mampu merespons dengan cepat setiap pengaduan dari masyarakat di wilayah masing-masing.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.