Tandaseru — Bupati Halmahera Barat, Maluku Utara, James Uang, secara resmi membuka Motilo’a Open Tournament II 2025 di Lapangan Desa Talaga, Kecamatan Ibu Selatan, pada Senin (3/11/2025). Turnamen ini tidak hanya bertujuan mengembangkan sepak bola lokal, tetapi juga berfungsi sebagai ajang penggalangan dana untuk pembangunan Masjid Desa Talaga.

Acara pembukaan dihadiri oleh Wakil Bupati Halmahera Barat Djufri Muhamad (selaku Ketua Askab PSSI Halbar), Ketua TP PKK Halbar Meri Popala, para Anggota DPRD, dan OPD setempat.

Dalam sambutannya, Bupati James memberikan apresiasi kepada panitia penyelenggara. Ia menegaskan nilai penting di balik turnamen ini.

“Turnamen Motilo’a Cup II, merupakan turnamen sakral, lantaran tidak hanya bertujuan mengembangkan sepak bola, tetapi juga untuk penggalangan dana pembangunan masjid,” ungkap James.

Bupati dua periode ini menyatakan bahwa hasil dari pertandingan ini akan digunakan untuk pembangunan rumah ibadah, menjadikannya “pertandingan sakral.”

Junjung Tinggi Sportivitas dan Keamanan

Mewakili Ketua KONI Halbar dan Ketua Askab PSSI Halbar, James berharap agar seluruh rangkaian turnamen berjalan aman, lancar, dan tertib hingga laga final.

“Kami berharap kepada supoter dan para pemain agar menjunjung tinggi sportivitas dan profesionalisme bermain,” tandasnya.

Bupati juga meminta Motilo’a Cup II menjadi contoh penyelenggaraan yang aman, sebagaimana Turnamen Tongute Ternate Cup IX sebelumnya, terutama karena pada tahun 2026 mendatang Pemerintah Halmahera Barat akan menggelar Turnamen Bupati Cup II.

Bantuan Dana Pembangunan Masjid

Dalam kesempatan tersebut, Bupati James Uang mengumumkan bantuan dana untuk mendukung tujuan pembangunan Masjid Desa Talaga:

• Bantuan KONI Halbar: Rp 25 juta kepada Panitia Motilo’a Cup II.

• Dana Pokir DPRD: Rp 100 juta dari salah satu Anggota DPRD Dapil II.

Bantuan tersebut rencananya akan diserahkan pada 16 November mendatang.

Laga Pembuka Berakhir Adu Penalti

Laga pembuka Motilo’a Cup II mempertemukan Paseba FC melawan Bos Muda FC. Pertandingan berlangsung sengit dengan saling jual beli serangan sejak peluit pertama dibunyikan. Skor imbang 1-1 bertahan hingga peluit panjang. Pertandingan pun dilanjutkan dengan adu penalti, yang akhirnya dimenangkan oleh Bos Muda FC sebagai juara grup, sementara Paseba FC menjadi runner up.

Sahril Abdullah
Editor
Mardi Hamid
Reporter