Tandaseru — Jelang akhir tahun capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara, baru mencapai 21,03 persen atau sekitar Rp 14.701.149.097.061 dari target Rp 69 miliar.
Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Pulau Morotai mencatat, masih ada Rp 55.194.621.531.939 PAD kurang yang belum terealisasi di 9 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola PAD.
Plt Kabid Pendapatan BPKAD Kabupaten Pulau Morotai, Sabaril Bayan, mengatakan capaian OPD masih jauh dari target yang ditetapkan, padahal sudah memasuki triwulan III.
Kendati demikian, Sabaril mengaku optimis PAD bakal tembus diangka Rp 20 miliar sebelum akhir tahun.
“Kami pasti optimalkan sampai diakhir tahun diatas angka Rp 20 miliar, kami kejar di galian C, karena biasanya di tahun-tahun sebelumnya, PAD kita di angka Rp 21 miliar,” katanya, Jumat (24/10/2025).
Berikut target dan capaian PAD di 9 OPD:
1. BPKAD target Rp 30.205.560.000 capai Rp 2.962.966.519.10
Pendapatan lain-lain yang Sah target Rp 4.877.925.233 capai Rp 2.241.968.186
2. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) target Rp 23.877.833.846 capai Rp 7.464.431.960
3. Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes-KB) target Rp 3.052.451.550 capai Rp 794.240.500
4. Dinas Perhubungan (Dishub) target Rp 900.000.000 capai Rp 64.650.500
5. Dinas Perindagkop dan UKM target Rp 1.500.000.000 capai Rp 57.603.000
6. Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) target Rp 3.567.000.000 capai Rp 1.047.355.433
7. Dinas Pariwisata (Dispar) target Rp 232.000.000 capai Rp 18.708.000
8. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) target Rp 750.000.000 capai Rp 48.275.000
9. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) target 933.000.000 capai Rp 950.000


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.