Tandaseru — Hari Kesatuan Gerak (HKG) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ke-53 tingkat Provinsi Maluku Utara di Kabupaten Halmahera Barat turut dimeriahkan dengan Orom Sasadu.
Kegiatan makan adat suku Sahu yang diinisiasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Halmahera Barat ini berlangsung di lapangan Sasadu Lamo, Desa Acango, Kecamatan Jailolo, Selasa (14/10/2025).
Orom Sasadu ini juga dihadiri Ketua bersama Wakil Ketua serta rombongan PKK Provinsi Maluku Utara, Ketua PKK Halmahera Barat, Mery Popala, Sekda Halmahera Barat, Julius Marau, Ketua DWP Halmahera Barat, Fransiska Renjaan, rombongan PKK dari 9 Kabupaten-Kota dan OPD di lingkup Pemerintah Halmahera Barat.
Bupati Halmahera Barat James Uang dalam kesempatan itu mengatakan, Orom Sasadu merupakan budaya makan adat suku Sahu yang digelar usai musim panen.
“Jadi ini budaya suku Sahu yang ada di Halmahera Barat, yang kita adopsi dan kita gelar di sini. Ini makan sukuran bersama yang disebut dengan Orom Sasadu,” jelas James.
Pada kemeriahan HKG ini, James menyebutkan, bahwa suatu program akan jauh lebih sukses jika melibatkan ibu-ibu dibanding bapak-bapak.
“Ibu-ibu kalau bergerak itu pasti sukses samua. Bapak-bapak itu kalau rapat begini, kadang-kadang banyak berdebat. Kalau ibu-ibu punya kegiatan itu pasti sukses. Ibu-ibu punya rumus itu gampang, kalau bapak-bapak tidak dukung itu ancam saja, bapak-bapak pasti terancam,” candanya.
James juga mengutip kelakar Mendagri Tito Karnavian pada suatu pertemuan bersama Kepala Daerah. Di mana Mendagri mengatakan lelaki dengan jabatan tertentu bisa memarahi semua orang, tetapi tidak dengan istrinya ketika kembali ke rumah.
“Kalau pulang di rumah semua tidak berkutik terhadap istri, itu kata Pak Mendagri. Tidak tahu itu betul atau tidak pak Camat Sahu Timur, rupanya Camat Sahu Timur juga mengalami hal yang sama, tidak bisa melawan istri kalau di rumah, apalagi Pak Sekda Halmahera Barat, saya kira begitu juga,” tutur James diikuti riuh tawa para pejabat dan seluruh tamu undangan.
Politikus Demokrat ini menegaskan, bahwa keterlibatan perempuan dalam suatu kegiatan sangat menjamin kesuksesan kegiatan itu. Oleh karenanya, ia meminta PKK terus berperan menjadi mitra strategis pemerintah daerah, dalam sinergitas program bagi kemajuan Kabupaten-Kota se Provinsi Maluku Utara.
Tak lupa, Bupati dua periode ini berterima kasih atas kehadiran rombongan PKK dari 9 Kabupaten-Kota. Menurutnya, kehadiran mereka membawa dampak ekonomi dan peningkatan pendapatan bagi masyarakat Halmahera Barat.
“Dan kami meminta maaf jika ada yang kurang berkenan, ada yang kurang nyaman. Kami mohon saat kembali ke daerah masing-masing, bawa yang baik-baik dan tinggalkan yang buruk-buruk,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.