Tandaseru — Sejumlah kontingen berbagai kabupaten/kota di provinsi Maluku Utara mulai berdatangan ke Halmahera Barat untuk mengikuti rangkaian kegiatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 tingkat provinsi yang digelar pada 12 hingga 16 Oktober 2025.

Kedatangan para kontingen disambut meriah dengan tarian tradisional Sarah Dabi Dabi Suku Sahu di kantor bupati, Minggu (12/10/2025). Ketua Panitia HKG Kabupaten Julius Marau dan Ketua DWP Halbar Fransiska Renjaan menyambut kedatangan para kontingen didampingi pengurus TP PKK Halbar.

Suasana penyambutan terlihat sukacita dengan penampilan tarian tradisional yang mencerminkan kehangatan dan penghormatan khas masyarakat Halmahera Barat terhadap para tamu.

“Seluruh kontingen dari kabupaten dan kota sudah mulai berdatangan, karena mereka adalah tamu penting maka sudah menjadi kewajiban kita untuk menjemput dan menghormati dengan penuh keramahan,” ungkap.

Julius menyampaikan, setelah tiba di kantor bupati, seluruh kontingen akan diarahkan menuju Aula Bidadari untuk mengikuti proses penyambutan lanjutan. Dari sana, setiap OPD yang telah ditugaskan akan mendampingi kontingen menuju tempat penginapan yang telah disiapkan panitia.

“Setelah diterima di Kantor Bupati, para kontingen akan diarahkan ke Aula Bidadari dan Selanjutnya setiap OPD mendampingi mereka menuju tempat penginapan yang telah ditentukan,” ujarnya.

Sekda Halbar ini mengungkapkan, setelah prosesi penjemputan dan penempatan kontingen para peserta akan diarahkan menuju lokasi pameran Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) yang digelar di Sasadu Halmahera Barat. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian HKG PKK tingkat Provinsi Maluku Utara tahun ini.

“Di Sasadu nanti, setiap kabupaten dan kota akan memamerkan produk-produk unggulannya. Setiap stand akan dinilai karena kegiatan ini juga merupakan bagian dari lomba PD2K,” ucapnya.

Julius menyebutkan, kriteria penilaian lomba pameran UP2K telah disepakati bersama antara panitia provinsi dan seluruh kontingen bahwa penilaian akan difokuskan pada aspek kreativitas, kualitas produk, serta dampaknya terhadap peningkatan ekonomi keluarga dengan tujuan memberikan motivasi bagi setiap daerah untuk mengembangkan potensi lokal. Selin itu, pada sore hari panitia menggelar teknikal meeting untuk membahas mekanisme dan kriteria penilaian lomba UP2K secara lebih rinci.

“Pertemuan tersebut diharapkan menjadi ruang klarifikasi dan koordinasi agar seluruh peserta memahami aturan serta sistem penilaian yang berlaku secara transparan dan objektif,” tuturnya.

Mantan kepala BP3D ini menegaskan, pentingnya profesionalisme dan koordinasi lintas sektor dalam menyukseskan kegiatan berskala provinsi tersebut. Ia menilai momentum HKG PKK ini bukan hanya ajang seremonial tetapi juga wahana memperkuat peran keluarga dalam pembangunan daerah.

“Harapan kami, seluruh rangkaian kegiatan HKG ini dapat berjalan lancar sesuai dengan rencana. Kehadiran semua kabupaten dan kota menjadi bukti nyata semangat kebersamaan untuk memajukan gerakan PKK di Maluku Utara,” terangnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam persiapan dan pelaksanaan kegiatan ini. Menurutnya, dukungan berbagai unsur mulai dari pemerintah daerah, masyarakat, hingga tim panitia tentu merupakan bentuk kolaborasi nyata yang patut diapresiasi.

“Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu baik dari unsur pemerintah, masyarakat, maupun panitia lokal. Mari kita sambut kegiatan ini dengan semangat persaudaraan dan penuh tanggung jawab,” pungkasnya.

Ika Fuji Rahayu
Editor
Mardi Hamid
Reporter