Tandaseru — Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, Ricky Chairul Richfat, memerintahkan tiga anggota Satpol PP dan Damkar menjemput Pj Sekretaris DPRD (Sekwan) Gamal Sarari di rumahnya, Senin (6/10/2025).
Gamal dijemput paksa lantaran dinilai jarang mengikuti apel ASN setiap Senin pagi. Ricky yang mengecek kehadiran pegawai tidak menemukan Gamal mengikuti apel sudah berulang kali langsung memerintahkan Satpol PP menjemputnya.
“Wan, bawa anggota Satpol dua orang jemput Sekwan di rumah,” instruksi Ricky kepada salah satu kepala bidang Satpol PP.
Amatan tandaseru.com, orang nomor tiga Pemkab Halmahera Timur itu tampak memeriksa seluruh kehadiran pegawai OPD saat memimpin apel pagi. Selain meminta anggota Satpol menjemput Pj Sekwan, Ricky juga meminta salah satu staf BKD menghubungi seluruh pegawai yang tidak mengikuti apel pagi.
“Kabid telepon sekarang yang malas-malasan ikut apel pagi, segera suruh hadir ikut apel pagi. Ini sudah berulang kali, banyak yang masih malas. Kalau terlambat hormat tiang bendera,” tegasnya.
Ricky mengakui, masih banyak ASN Pemkab Haltim yang malas mengikuti apel pagi dengan alasan tidak masuk akal.
“Berikut kalau masih ada yang tidak mengikuti apel pagi, baik ASN, PNS dan PPPK, saya minta pindahkan mereka bertugas di kecamatan jauh, biar tidak perlu datang ikut apel pagi di sini,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Ricky juga berharap ASN Haltim tidak malas mengikuti apel pagi karena dalam apel ada sejumlah pesan yang disampaikan kepada mereka.
“Kegiatan apel seperti ini sangat penting, karena ada beberapa hal penting yang perlu diketahui oleh seluruh pegawai. Kalau tidak hadir sangat disayangkan,” ucapnya.
Ia menambahkan, peringatan bagi ASN yang malas mengikuti apel bukan hal baru namun selalu diabaikan ASN.
“Sudah berulang kali saya sampaikan masalah kehadiran tapi masih malas. Kalau masih ditemukan pegawai pemerintah yang malas, kita akan tahan TPP. Penting bagi kita semua untuk memperbaiki kedisiplinan. Kalian semua memiliki tanggung jawab yang telah menjadi amanah,” tandasnya.
Sementara itu, puluhan PNS dan PPPK yang tidak mengikuti apel langsung dipanggil ke kantor bupati untuk menghadap langsung ke ruangan Sekda agar diberikan pembinaan.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.